Articles

Tips Untuk Menjadi Active Listening Saat Berbicara dengan Teman Dekat

By May 10, 2019 No Comments
13 - EEC - Free - Tasya - Tips Untuk Menjadi Active Listening Saat Berbicara Dengan Teman Dekat

Dalam melakukan sebuah percakapan dengan teman dekat atau orang lain diperlukan respon positif. Hal ini akan membuat obrolan lebih asik, pastinya. Apalagi kalau ada orang yang sedang curhat, Anda benar-benar perlu mendengarkan dengan baik.

Walaupun sebagian orang saat bercerita hanya ingin didengarkan saja tanpa harus memberikan solusi, Anda tetap harus bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi. Dengan begitu, Anda akan menjadi seorang yang Active Listening.

Mendengarkan secara aktif akan membuat orang merasa dihargai, sehingga komunikasi yang terjalin lebih baik. Untuk mencapai hal tersebut, ada tips yang dapat dilakukan. Apa sajakah?

Mendengarkan Apa yang Dibicarakan dengan Baik

Setiap kata yang diucapkan oleh orang yang sedang berbicara harus diperhatikan dengan baik. Anda akan lebih paham atas apa yang terjadi atau topik pembahasan. Nah, mendengarkan juga membantu Anda untuk bersikap atau merespon dengan baik dan benar, sehingga ia akan tetap merasa nyaman untuk bercerita.

Baca Juga  Bosan Belajar Bahasa Inggris? Berikut Cara Menyenangkan yang Dapat Anda Terapkan

Merespon dengan Kata-Kata yang Baik dan Antusias

Seorang active listening dapat mendorong orang untuk bercerita, maka mereka menggunakan kata-kata positif untuk mengajak bercerita. Selain kata-kata positif, rasa antusias sangat penting saat melakukan pembicaraan oleh orang lain. Dengan begitu, obrolan akan lebih seru dan tidak membosankan.

Rasa antusias sendiri dapat terlihat dari gesture yang terlihat dari tubuh dan muka Anda. Misalnya, duduk tegak dan sedikit condong ke arah lawan berbicara menandakan bahwa Anda tertarik, begitupun sebaliknya.

Selain postur tubuh, mimik muka juga perlu diperhatikan. Jangan sampai Anda menunjukan raut muka yang tidak happy atau bosan. Untuk itu, selalu eye contact saat berbicara dan iringi dengan senyuman.

Baca Juga  Kursus Bahasa Inggris Mudah Dan Fleksibel Ala ESQ Course

Ada Rasa Empati dan Simpati Saat Berbicara dengan Orang Lain

Rasa empati dan simpati adalah dua hal yang dapat membuat percakapan kalian lebih dekat dengan teman ataupun orang lain.  Maka, orang tersebut merasa dipahami oleh orang terdekat. Ketika orang sudah merasa nyaman dan dipahami, mereka akan lebih mudah untuk diberikan solusi. Saat itulah, baru Anda mulai speak up akan pendapat mengenai permasalahan tersebut.  

Demikianlah tips active listening yang dapat Anda lakukan saat berbicara dengan sahabat ataupun orang lain. Tidak hanya sekadar mendengarkan, akan tetapi melontarkan kata-kata positif dan memahami perasaan lawan bicara.

Leave a Reply

1
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by